620X350 Israel Houghton
Artikel » Mempraktekkan Hadirat Tuhan - Bincang Santai bersama Israel Houghton (2) | 14 Feb 2013 - 03:58

Mempraktekkan Hadirat Tuhan - Bincang Santai bersama Israel Houghton (2)

Artikel berikut ini adalah kelanjutan dari artikel sebelumnya. Klik ini untuk artikel sebelumnya.

Kualitas Kinerja

Jadi hal apakah yang termasuk dalam sebuah pertunjukkan pujian dan penyembahan yang baik? Untuk Houghton, ada banyak naluri yang terlibat dan latihan jangka panjang yang mencakup musik, tetapi jauh melampaui itu. "Saya sudah membidangi hal ini selama 22 tahun sebagai pelayan penuh waktu," kata Houghton. "Dan jika ada suatu rumusan, saya merasa sedikit senang karena saya tidak mengetahui akan hal tersebut. Apakah itu masuk akal? Saya cenderung untuk membaca sebuah ruangan, membaca sebuah suasana - tentu berlatih dengan lagu dan tahu apa yang akan kita nyanyikan dan apa yang akan kita lakukan - tapi saya tidak pernah menggantung topi saya pada hal itu. Saya selalu mencari saat itu. Selalu bertanya, "Tuhan, bagaimana Engkau ingin melakukan hal ini?"

"Dan dari segi musik Pastor Joel benar-benar menyukai ketika saya membawanya ke tempat yang tak terduga. Tapi tahukah Anda, kita memiliki bagian sangkakala secara keseluruhan. Saya tidak dapat melakukannya kecuali kita benar-benar mempraktekkan kehadiran Allah secara bersama-sama. Jadi aku akan menghabiskan waktu bersama dengan orang-orang tersebut. Saya akan menghabiskan waktu untuk membuat mereka yakin bahwa mereka tahu seluk-dan-beluk lagu. Dan setelah memimpin dengan mereka selama 11 tahun, mereka tahu bahwa jika saya mengangkat kaki kanan saya, dan saya bahkan tidak menyadari ketika mengangkat kaki kanan saya, mereka tahu itu berarti, 'Oke saya pikir dia akan melakukan chorus lagi.’ Tetapi kami telah belajar satu sama lain dari waktu ke waktu. Kita tidak bisa melakukan itu tanpa menghabiskan waktu bersama-sama secara nyata di balik layar. "

Tolok Ukur

Pada akhirnya, Houghton percaya dalam hal latihan. Ini adalah aspek yang paling penting dari pertunjukkan dalam ibadah. Dan dengan mempraktekkannya, kita berarti berlatih kehadiran Allah. Tanpa Roh Allah sebagai kekuatan pendorong untuk musik kami dan kepemimpinan kami, musik yang dimainkan pada ibadah hanya menjadi sebuah pertunjukkan belaka. Kita harus memastikan bahwa waktu kita melakukannya diterjemahkan menjadi sebuah kepemimpinan dalam pujian dan penyembahan.

Houghton menjelaskan, "Jangan membuat hari Minggu ini pertama kali Anda membuka telinga Anda untuk suara Allah sepanjang minggu. Pastikan ada kehidupan penyembahan abadi yang terjadi. Anda pernah mendengar pernyataan, "Anda tidak dapat membawa orang-orang ke suatu tempat dimana Anda tidak pernah pergi." Jadi harus ada waktu-waktu sepanjang minggu di mana Anda terhubung dengan Tuhan-mungkin berdoa atas daftar lagu Anda. Kuncinya adalah memastikan koneksi tetap jelas sepanjang minggu. Anda melatih tentang kehadiran Allah."

Pada akhirnya ini adalah pelajaran terbesar dari pemenang empat kali penghargaan Grammy di bidang pujian dan penyembahan yang dapat bagikan bersama dengan kami: kehadiran Allah adalah apa yang membuat pertunjukkan pujian dan penyembahan yang baik. Bahkan, kehadiran Allah adalah satu-satunya yang mengangkat sebuah pertunjukkan pujian dan penyembahan kepada kepemimpinan pujian dan penyembahan. Hal ini menjadi lebih dari hanya sekedar pertunjukkan belaka.

 

Israel Houghton adalah pemimpin ibadah yang diakui secara internasional, penulis lagu, dan produser. Dia telah terlibat dalam pelayanan ibadah penuh waktu sejak tahun 1989. Dia adalah Direktur Nasional Musik dan Ibadah untuk "Champions for Christ",  sebuah pelayanan yang sangat berdampak bagi perguruan tinggi dan atlet profesional dengan Pastor Greg Ball. Dia juga memimpin ibadah secara teratur di Gereja Lakewood di Houston, TX. dengan Pastor Joel Osteen. Israel dan Meleasa mendirikan "New Breed Ministries" pada tahun 1995. Terdiri dari musisi kelas dunia dan penyanyi yang ahli di gereja mereka masing-masing. Mereka bepergian dengan pesan yang melintasi batas-batas budaya, generasi, dan denominasional.

Sumber: www.WorshipLeader.com

Artikel diterjemahkan dan disunting oleh Tim Penyembah.Com

comments powered by Disqus